Pages

Rabu, 01 November 2017

Tugas 2 : Sistem pakar

Sistem Pakar



1.       Pengertian Sistem Pakar

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli, dan sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli (Kusumadewi, 2003:109). Sistem pakar pertama kali dikembangkan oleh komunitas AI pada pertengahan tahun 1960. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General Purpose Problem Solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newel & Simon (Turban, 1995).

Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar. Pakar yang dimaksud disini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan orang awam. Contohnya dokter, mekanik, psikolog, dan lain-lain.


2.       Tujuan Sistem Pakar
Sistem pakar (expert system) sendiri merupakan paket perangkat lunak atau paket program komputer yang ditujukan sebagai penyedia nasihat dan sarana bantu dalam memecahkan masalah di bidang-bidang spesialisasi tertentu seperti sains, perekayasaan, matematika, kedokteran, pendidikan dan sebagainya. Sistem pakar merupakan merupakan subset dari Artificial Intelegence (Arhami, 2005).
Pada dasarnya sistem pakar diterapkan untuk mendukung aktivitas pemecahan masalah. Beberapa aktivitas pemecahan masalah yang dimaksud seperti  (Lestari, 2012) : 

·         Interpretasi. Membuat kesimpulan atau deskripsi dari sekumpulan data mentah. Pengambilan keputusan dari hasil observasi, termasuk pengenalan ucapan, analisis citra, interpretasi sinyal, dll. 
·         Prediksi. Memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu. Contoh: prediksi demografi, prediksi ekonomi, dll. 
·         Diagnosis. Menentukan sebab malfungsi dalam situasi kompleks yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati diagnosis medis, elektronis, mekanis, dll. 

·         Perancangan (desain). Menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu. Contoh: perancangan layout sirkuit, bangunan.
·         Perencanaan. Merencanakan serangkaian tindakan yang akan dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu. Contoh: perencanaan keuangan, militer, dll. 
·         Monitoring. Membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan. Contoh: computer aided monitoring system. 
·         Debugging. Menentukan dan menginterpretasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi. Contoh: memberikan resep obat terhadap kegagalan. 
·         Instruksi. Mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subjek. Contoh: melakukan instruksi untuk diagnosis dan debugging.
·         Kontrol. Mengatur tingkah laku suatu environment yang kompleks. Contoh: melakukan kontrol terhadap interpretasi, prediksi, perbaikan dan monitoring kelakukan sistem.

3.       Manfaat Sistem Pakar
Secara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar ahli (Sri Kusumadewi, 2003), antara lain:
·         Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
·         Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
·         Menyimpan pengetahuan dan keahlian dari para pakar.
·         Meningkatkan output dan produktivitas.
·         Meningkatkan kualitas.
·         Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama termasuk yang keahlian langka).
·         Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
·         Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
·         Memiliki reabilitas.
·         Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.
·         Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidak pastian.
·         Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
·         Meningkatkan kapabilitas dalam menyelesaikan masalah.
·         Menghemat waktu dalam mengambil keputusan.

4.       Penerapan Sistem Pakar pada Berbagai Bidang
Dalam bidang industri/Manufaktur
·         Sistem Pakar Dalam perancangan PRIDE (Pinch Roll Interactive Design Expert / Environtnent). Sistem pakar ini digunakan untuk merancang sistem pengaturan kertas untuk mesin fotocopy. Sistem ini membuat rancangan dengan representasi pengetahuan tentang rancangan berdasarkan kumpulan goal, metoda perancangan, generator dan aturan-aturan yang terstruktur.
·         Sistem Pakar Dalam perencanaan llood Truss Fabrication Application merupakan contoh sistem pakar dalam proses perencanaan. Sistem ini dibuat dengan menggunakan shell Sistern pakar SPS (Semi Intelligent Process Selector).

Dalam bidang pendidikan
·         Aplikasi Sistem Pakar ini diberi nama ISAAC yang memiliki parser yang mampu membaca kalimat (dalam bahasa lnggris) dengan kecepatan 5000 kata/menit dan mampu menyelesaikan soal-soal Fisika Mekanik (Statika) dalam waktu kurang dari 5 menit. Aplikasi ini dikerjakan oleh I tim terdiri dari 60 orang dan membutuhkan waktu 1 tahun. (E.S. Handbook, 1992).
·         Aplikasi Sistern Pakar dalam bidang matematika yang dilakukan oleh yibin dan Jian Xiang tahun 1992. Sistem Pakar ini menyelesaikan soal-soal Diferensial dan Integral yang diberi nama DIITS. (Forcheri, 1995).

Dalam bidang bisnis
·         Sistem Pakar dalam pembelian
Sistem ini berfungsi untuk menilai dan memilih pemasok (supplier) dengan pertolongan dan pengiriman barang secara optimal, dimanadalam hai ini menunjang pemasok yang potensial. Dalam hal operasional, maka sistem ini mempunyai fungsi penasihat kepada pembeli.
·         Sistem Pakar mengenai konsultasi
program bantuan dari kredit bank Sistem ini membantu pada konsultasi tentang program kredit bantuan pada institusi publik.

Dalam bidang kedokteran
·         contoh sederhana dari penerapan sistem pakar dalam bidang kedokteran, yaitu diagnosis penyakit berdasarkan gejala-gejala dan beberapa solusi untuk penyembuhannya. Dalam keseharian kita, terdapat beberapa penyakit dengan gejala yang hampir mirip, sebagai contoh influenza, tipus, dan maag. Untuk dapat melakukan diagnosis dengan benar, terlebih dahulu kita harus mengetahui gejala-gejala dari penyakit tersebut.
Dalam bidang psikologis
·         Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak.

5.       Kesimpulan
Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar. Pakar yang dimaksud disini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan orang awam. Contohnya dokter, mekanik, psikolog, dan lain-lain. Tujuannya untuk mendukung pemecahan masalah. Ada banyak manfaat yang didapat dari system pakar ini salah satunya yaitu :
·         Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
·         Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
·         Menyimpan pengetahuan dan keahlian dari para pakar.
Dan dapat diterapkan diberbagai bidang seperti, industri, pendidikan, bisnis, kedokteran dan psikologis.


Refrensi :
·         Kusumadewi, Sri. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Graha Ilmu. Yogyakarta.
·         Turban, Efraim. 1995. Decision Support System and Expert System. Prentice Hall International, New Jersey.
·         Arhami, Muhammad. 2005. Konsep Dasar Sistem Pakar. Penerbit Andi. Yogyakarta.
·         Lestari D. 2012. Jurnal: Definisi sistem pakar. Arsip Teknik Informatika UMMI.






Ratih Kumala Dewi
3KA03

15115675

0 komentar:

Posting Komentar

 

Template by Blogger Candy